Samsung Galaxy Z Flip 3 adalah salah satu smartphone lipat yang paling populer. Hingga kini Samsung masih terus mengembangkan seri Flip. Untuk sekarang, sampai tulisan ini dibuat sudah mencapai seri Z Flip 7.

Desainnya unik, compact, dan punya daya tarik tersendiri karena bisa dilipat menjadi kecil lalu dibuka lebar seperti ponsel biasa. Tapi mungkin dari kalian banyak yang bertanya: “Apakah Samsung Z Flip 3 cepat rusak?”

Jawaban singkatnya: tidak selalu, tapi memang butuh perawatan ekstra. Mari kita bahas satu per satu biar jelas.

Nah kebetulan kami memiliki 1 unit Samsung Z flip 3 dan kami gunakan sehari-hari. Dan kami baru saja kami mengganti layar dari Samsung Z flip 3 ini sehingga bisa dibilang seperti baru lagi dan tentunya kami gunakan untuk bekerja, dibawa di saku, dimasukan tas apa adanya tanpa perlakuan khusus, dan dibuka-tutup sesuai kebutuhan tanpa gaming.


Sekilas bisa dibilang kalau Samsung Z Flip 3 ini bisa cepat rusak. Namun faktanya adalah bodi dari hp lipat ini adalah armor alumunium yang mana lebih kuat dari alumunium biasa pada umumnya. Serta bagian depan dan belakang dilapisi oleh Corning Gorilla Glass Victus yang membuatnya lebih tahan goresan.

Ditambah punya sertifikasi IPX8 yang membuatnya bisa tahan air hingga kedalaman 1.5 meter.

Seharusnya hal tersebut sudah membuat kalau Samsung Z Flip 3 ini bukanlah hp lipat yang mudah rusak dengan pertimbangan bahan dan sertifikasi yang dimilikinya.

HP sekarang pada umumnya terbuat dari bahan plastik polycarbonat, tapi tidak cepat rusak juga. Sertifikasi IPX8 pun tidak semua hp punya sertifikasi tersebut. Dari hp kami sebelumnya yang tidak punya sertifikasi IPX8 dan tidak terbuat dari alumunium, masih awet hingga saat ini. 

Seharusnya Samsung Z Flip 3 yang memakai bahan armor alumunium lebih awet dong ya.

Namun yang jadi masalah utamanya adalah di bagian layar. Layar inilah yang jadi titik lemah dari Samsung Z Flip 3 ini karena terbuat dari Ultra Thin Glass yang mana kacanya ini lebih tipis dibandingkan hp yang tidak dilipat. Sehingga membuatnya berpotensi bisa lebih cepat rusak.

Ditambah dengan hp ini yang bisa dilipat, membuatnya punya beban lebih pada bagian lipatannya. Punya kami sudah terlihat lipatan meskipun baru dua bulan digunakan.

Tapi layarnya oke. Layar jernih khas Samsung dengan panel Dynamic AMOLED 2X. Meskipun agak sedikit kagok dengan terbentuknya lipatan pada bagian tengah-tengahnya.

Karena kami pun biasanya melipat Samsung Z Flip 3 ini sebelum masuk ke kantong saku ataupun tas. Agak khawatir jika tidak dilipat, bagian layar yang tipis itu akan terkena tekanan lebih dari benda-benda yang ada di tas yang bisa saja membuat layarnya menjadi bergaris.

Dengan dilipat, tekanan beralih ke bagian bodinya sehingga bisa lebih kuat terhadap tekanan benda-benda yang ada di tas karena bodinya terbuat dari armor alumunium.

Lalu perlakuan setiap orang pada Samsung Z Flip 3 itu berbeda. Ada yang memperlakukannya dengan sangat hati-hati, ada yang seperti kami disimpan di saku, di tas, buka tutup lebih dari 10x dalam sehari, ada yang dipakai main game, ada juga yang biasa-biasa saja.

Dari semua perlakuan tersebut, kira-kira mana yang paling cepat rusak?

Rasanya agak sulit menentukan alasan pastinya karena ada yang hati-hati tapi malah cepat rusak, ada yang bodo amat tapi malah awet. Sehingga hal ini jadi semakin sulit disimpulkan penyebab pasti rusaknya.

Kesimpulan


Jadi apakah Samsung Z Flip 3 cepat rusak? Kesimpulannya adalah bisa iya bisa tidak. Kami sejauh ini sudah dua bulan memakai Z Flip 3 dan sampai saat ini tidak ada kerusakan.

Kami memakai Samsung Z Flip 3 sama seperti halnya memakai hp biasa pada umumnya dan digunakan dalam bekerja di area produksi untuk keperluan komunikasi dan koordinasi. Dibuka dan ditutup dalam sehari mungkin ada sekitar 30x. Jika ditotal dalam 2 bulan ini berarti sudah sekitar 1800x buka tutup. Kurang lebih segitu dan alhamdulillah tidak rusak selama ini.

Dan mudah-mudahan tidak akan rusak kedepannya ya.